LIFESTYLE

Rachmat Gobel Wafat, Indonesia Kehilangan Tokoh Industri dan Politikus Nasional

Presiden Joko Widodo mempercayainya menjabat sebagai Menteri Perdagangan Republik Indonesia

Rachmat Gobel Wafat, Indonesia Kehilangan Tokoh Industri dan Politikus Nasional

 

JAKARTA – Kabar duka menyelimuti dunia usaha dan politik Indonesia. Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem sekaligus pengusaha nasional, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta dalam usia 63 tahun. Kabar wafatnya tokoh yang dikenal sebagai penerus Gobel Group tersebut dikonfirmasi oleh sejumlah petinggi Partai NasDem dan diberitakan oleh berbagai media nasional. ([detiknews][1])

Ucapan belasungkawa segera mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari pimpinan Partai NasDem, anggota DPR RI, tokoh pemerintahan, hingga masyarakat luas. Kepergian Rachmat Gobel dinilai sebagai kehilangan besar bagi Indonesia karena kiprahnya yang panjang dalam membangun dunia industri nasional sekaligus mengabdikan diri di bidang politik.

Menurut informasi yang disampaikan Partai NasDem, Rachmat Gobel mengembuskan napas terakhirnya pada dini hari di Jakarta. Jenazah disemayamkan di rumah duka di Jakarta Selatan sebelum direncanakan dimakamkan di Gorontalo, daerah yang memiliki ikatan emosional kuat dengan almarhum. ([detikfinance][2])

Rachmat Gobel lahir pada 3 September 1962. Ia merupakan generasi kedua keluarga pendiri Gobel Group, perusahaan elektronik nasional yang kemudian berkembang melalui kerja sama strategis dengan Panasonic Jepang. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan tersebut terus memperluas investasi di Indonesia sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor industri. ([Wikipedia][3])

Pendidikan yang ditempuhnya di Jepang membentuk cara pandangnya mengenai pentingnya disiplin, inovasi, dan penguasaan teknologi. Sepulang dari Jepang, ia aktif mengembangkan berbagai unit usaha keluarga hingga menjadi salah satu pengusaha nasional yang diperhitungkan.

Baca Juga  Dari Kemenangan Barat 1991 ke Perang Ukraina: Runtuhnya Keseimbangan Eropa dan Lahirnya Ekuilibrium Global Baru

Karier Rachmat Gobel kemudian merambah dunia pemerintahan. Pada tahun 2014, Presiden Joko Widodo mempercayainya menjabat sebagai Menteri Perdagangan Republik Indonesia. Meski masa jabatannya relatif singkat, ia dikenal berupaya memperkuat daya saing industri nasional dan meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.

Setelah tidak lagi menjadi menteri, Rachmat Gobel bergabung dengan Partai NasDem. Dalam Pemilu 2019 ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Gorontalo dan kemudian dipercaya menjadi Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024. Pada Pemilu 2024, ia kembali memperoleh mandat rakyat untuk duduk di Senayan sebagai wakil masyarakat Gorontalo. ([Wikipedia][3])

Di parlemen, Rachmat Gobel dikenal vokal memperjuangkan pembangunan kawasan timur Indonesia. Ia berulang kali menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan industri nasional, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah.

Bagi masyarakat Gorontalo, Rachmat Gobel bukan hanya seorang politikus, tetapi juga tokoh yang banyak berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Berbagai program pendidikan, sosial, pemberdayaan UMKM, hingga pengembangan ekonomi lokal menjadi bagian dari perhatian yang konsisten ia lakukan selama bertahun-tahun.

Atas dedikasinya kepada tanah leluhurnya, masyarakat Gorontalo pernah menganugerahkan gelar kehormatan yang bermakna “Pemberi Cahaya Negeri”. Gelar tersebut mencerminkan penghargaan atas kontribusinya dalam memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ([Wikipedia][3])

Ucapan belasungkawa juga datang dari berbagai tokoh nasional. Sejumlah pimpinan DPR, kader Partai NasDem, serta pejabat pemerintah menyampaikan doa agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. ([Teras Gorontalo][4])

Di media sosial, ribuan warganet mengenang sosok Rachmat Gobel sebagai figur yang sederhana, santun, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan serta pengembangan industri nasional. Banyak di antara mereka mengunggah foto maupun pengalaman pribadi saat bertemu dengan almarhum.

Baca Juga  Menimbang Rekam Jejak dan Akuntabilitas Penegak Hukum: Catatan atas Peran Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus

Kepergian Rachmat Gobel juga menjadi kehilangan bagi dunia usaha Indonesia. Selama puluhan tahun, ia dikenal sebagai salah satu tokoh yang konsisten mendorong tumbuhnya industri manufaktur dalam negeri. Baginya, kemajuan bangsa tidak hanya bergantung pada perdagangan, tetapi juga pada kemampuan Indonesia memproduksi barang bernilai tambah tinggi serta menciptakan lapangan kerja berkualitas.

Warisan pemikiran Rachmat Gobel mengenai pentingnya inovasi, kolaborasi dengan dunia internasional, dan pembangunan manusia diperkirakan akan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Kini, sosok yang pernah memimpin perusahaan besar, menjadi Menteri Perdagangan, Wakil Ketua DPR RI, dan anggota DPR RI itu telah berpulang. Namun jejak pengabdiannya di dunia industri, pemerintahan, politik, dan pembangunan daerah akan tetap dikenang sebagai bagian dari perjalanan bangsa Indonesia.

Selamat jalan, Rachmat Gobel. Bangsa ini kehilangan seorang negarawan, pengusaha, sekaligus putra terbaik yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan Indonesia. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin. [▪︎ bang-bangun ]

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button