KALAM

Peserta TC Diminta Sungguh-Sungguh, Guna Mempertahankan Prestasi 5 Besar MTQ Nasional

Prestasi tersebut merupakan yang terbaik yang pernah dicapai Sumsel, selain prestasi tahun 1975, saat Sumsel menjadi tuan rumah MTQ Nasional

Peserta TC Diminta Sungguh-Sungguh, Guna Mempertahankan Prestasi 5 Besar MTQ Nasional.

Erabaru.news , PALEMBANG – Kafilah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang akan mengikuti MTQ XXXI Tingkat Nasional di Semarang Jawa Tengah, 11 – 20 September 2026 mendatang, kembali “digojlok” dalam Training Center (TC) Tahap II yang dipusatkan di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang, 18 – 22 Agustus 2026.

Asisten I Sekda Sumsel, Dr H Apriyadi, M. Si yang juga Ketua Umum LPTQ Sumsel, meminta kepada peserta TC untuk mengikuti kegiatan dengan ikhlas dan secara sungguh-sungguh. “Karena hanya dengan sikap ikhlas dibarengi kesungguhan, maka prestasi yang diharapkan insyaallah akan tercapai,” ujar Apriadi saat mewakili Gubernur H Herman Deru, membuka TC, Di Aula BDK, Selasa sore, 18 Juli 2026.

Baca Juga  Hafal Al-Qur’an Berhadiah Miras, Ulama Mengecam: Jangan Permainkan Kesucian Al-Qur’an

Pada MTQ Nasional yang ke 30 di Samarinda Kaltim tahun 2024 lalu, kafilah Sumsel mampu meraih peringkat lima besar Nasional, terbaik di luar Jawa bersama tuan rumah Kaltim. Prestasi tersebut merupakan yang terbaik yang pernah dicapai Sumsel, selain prestasi tahun 1975, saat Sumsel menjadi tuan rumah MTQ Nasional.

Terkait prestasi kafilah Sumsel pada MTQN XXXI tahun 2026 ini, Pemprov Sumsel berharap prestasi 5 besar yang dicapai pada MTQN tahun 2024 dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Pada event MTQN XXXI ini, beberapa provinsi yang diperkirakan akan menjadi pesaing Sumsel, yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan tuan rumah Jawa Tengah.

Ketua I LPTQ Sumsel, KH Agus Jaya, Lc, M. Hum melaporkan, peserta TC sebanyak 56 orang. Selain di BDK, TC juga dilaksanakan di Sukabumi untuk peserta Khottil Quran, dan di Bogor untuk peserta Fahmil Quran.

Baca Juga  Sumba Weaving Museum Resmi Diluncurkan di Kampung Raja Pao, Angkat Budaya dan Berdayakan Penenun Lokal 

Sementara untuk pelatih ada yang lokal provinsi, tapi ada juga yang pelatih Nasional. Baik TC secara offline maupun secara online. Kualitas pelatih lokal Sumsel, juga tidak kalah dengan pelatih Nasional. Mereka yakni KH Mudrik Qori, H Syamsul Bahri Zen, dan H Bangun Zahraya dan H Husni Tamrin (tilawah), Hj Lailatul Mukjizat, H Tarmizi Muhaimin, H Iqbal Harun dan Hj Bahjatul Hujjah (tafsir), dan ust Ahmad Royani (Qiraat).

Lalu H Agus Jaya, dan Prof Fajri Ismail (KTIQ), serta H Agung Kurniawan (Fahmil). (ica)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button