Pengurus Baru Baznas Palembang Dilantik, Tanggung Jawab Kelola Zakat

PALEMBANG — Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan pelantikan kepemimpinan dan kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang masa jabatan 2026–2031 bukan sekadar pergantian kepemimpinan. Menurutnya, pelantikan tersebut menjadi awal dari amanah besar dalam mengelola kepercayaan masyarakat.
Ratu Dewa mengatakan, Baznas memiliki tanggung jawab untuk menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, akuntabel, serta tepat sasaran.
Ia menyebut, proses seleksi kepengurusan Baznas Kota Palembang telah melalui tahapan yang cukup panjang. Dari proses pendaftaran dan seleksi tersebut, sebanyak 30 orang akhirnya terpilih untuk mengisi posisi dalam kepengurusan Baznas periode 2026–2031. “Artinya dengan terpilihnya bapak ibu merupakan orang yang terpilih dan terbaik,” kata Ratu Dewa.
Menurutnya, amanah yang diberikan kepada pengurus Baznas tidak ringan. Dana yang dikelola bukan sekadar persoalan keuangan, melainkan menyangkut kepercayaan umat yang harus dipertanggungjawabkan. “Yang dikelola oleh Baznas bukan sekadar dana, tetapi kepercayaan umat. Di dalam setiap rupiah zakat yang ditunaikan oleh para muzaki, terdapat harapan agar dana tersebut sampai kepada mereka yang berhak dan mampu memberikan perubahan nyata dalam kehidupan,” ujarnya.
Karena itu, Ratu Dewa meminta seluruh pengurus yang baru dilantik menjalankan tugas dengan mengedepankan integritas, profesionalitas, keikhlasan, dan tanggung jawab. “Bekerjalah dengan hati yang tulus dan jalankan amanah ini dengan baik. Saya selalu berpesan jabatan sebagai pengurus dan ketua Baznas ini memiliki tanggung jawab yang sangat besar,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengelolaan Baznas harus dilakukan secara optimal agar dana yang dihimpun dapat disalurkan dengan baik dan memberikan manfaat bagi umat.
Ratu Dewa juga menyinggung kepatuhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang dalam menunaikan kewajiban melalui Baznas. Saat masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah, ia mengaku turut memantau organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum menjalankan kewajibannya kepada Baznas. “Alhamdulillah sudah 80 persen semua OPD menjalankan kewajibannya, mulai dari PNS dan PPPK,” katanya.
Ia berharap kepengurusan Baznas Kota Palembang yang baru dapat meningkatkan kinerja, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta memastikan penyaluran zakat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. “Selamat kepada kepemimpinan dan kepengurusan yang baru. Selamat menjalankan tugas dengan sepenuh hati dan tanggung jawab,” pungkasnya. (mnn)



