NEWS

Antisipasi Banjir Tinjau Sejumlah Titik Rawan Dikawasan Pusat Kota

PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang bergerak cepat mengantisipasi potensi banjir dengan meninjau sejumlah titik rawan genangan air di kawasan pusat kota dan ruas jalan protokol. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur dan saluran drainase siap menghadapi musim penghujan.

Peninjauan dipimpin Asisten II Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, agar potensi genangan dapat diantisipasi sejak dini.

Dalam peninjauan itu, tim menyusuri sejumlah lokasi yang dinilai rawan mengalami genangan saat hujan deras. Titik-titik tersebut meliputi saluran air di Simpang Lima DPRD Sumsel, Jalan Kapten A. Rivai, kolam retensi Palembang Icon, hingga saluran air di kawasan Demang Lebar Daun.

“Kami meninjau daerah saluran air Simpang Lima DPRD Sumsel, Jalan Kapten A. Rivai, kolam retensi Palembang Icon, hingga ke saluran air di Demang Lebar Daun yang cukup rawan mengalami genangan saat hujan deras. Sesuai arahan Pak Wali, kami memanfaatkan waktu sebelum musim penghujan untuk menyelesaikan peninjauan guna mengatasi masalah genangan air,” ujar Isnaini Madani.

Baca Juga  452 Hektare Lahan di Palembang Terbakar, Rawa Konservasi Terancam

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tim menemukan sejumlah saluran drainase mengalami endapan lumpur yang cukup tebal. Kondisi tersebut berpotensi menghambat kelancaran aliran air dan meningkatkan risiko genangan ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Palembang.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Isnaini memastikan Dinas PUPR Kota Palembang akan segera melakukan pembersihan saluran drainase yang menjadi kewenangan pemerintah kota. Upaya ini diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi saluran air sekaligus mengurangi potensi genangan di kawasan yang menjadi perhatian.

Menurutnya, peninjauan langsung ke lapangan diperlukan agar pemerintah dapat mengetahui kondisi saluran secara nyata dan menentukan langkah penanganan sesuai kebutuhan di setiap lokasi.

Genangan air di jalan protokol bukan hanya mengganggu kenyamanan masyarakat, tetapi juga berpotensi menghambat arus lalu lintas, membahayakan pengguna jalan, serta memengaruhi aktivitas perekonomian. Karena itu, pemeriksaan dan pemetaan titik rawan menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi banjir perkotaan.

Baca Juga  Warisan Ilmu dan Kebaikan Ulama Terus Hidup Ditengah Masyarakat

Melalui langkah antisipasi sebelum musim penghujan, Pemkot Palembang dapat menyusun skala prioritas penanganan berdasarkan kondisi infrastruktur yang ditemukan. Dengan demikian, saluran yang membutuhkan pembersihan dan perbaikan dapat segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kebutuhan di lapangan.

Hasil peninjauan tersebut selanjutnya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah konkret di masing-masing titik rawan genangan. Pemkot Palembang berharap upaya ini dapat mengurangi risiko banjir, menjaga kelancaran aktivitas masyarakat, serta meningkatkan kesiapan kota menghadapi hujan deras. Pemerintah kota pun menekankan pentingnya penanganan drainase secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Palembang yang lebih tangguh terhadap ancaman genangan air, khususnya di kawasan pusat kota dan jalan-jalan utama. (mnn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button