PWI Sumsel Minta Polda Usut Tuntas Perkara Penganiayaan Terhadap Wartawan

PALEMBANG – Persatuan Partawan Indonesia PWI Sumatera Selatan, Kamis 22/10/2026 melakukan rapat internal pengurus di sekretariat PWI Sumsel. Salah satu agenda rapat tersebut guna memantau progres jalannya perkara penganiayaan terhadap dua wartawan saat meliput aksi di depan Polda Sumsel beberapa waktu lalu.
Dari rapat tersebut menuai hasil pernyataan sikap yang mendesak pihak Polda Sumsel agar dapat menyampaikan proses yang transparan secara publik, untuk mengusut tuntas serta menindak tegas para pelaku semua yang terlibat dalam perkara itu, termasuk aktor intelektualnya.
Ketua PWI Sumsel Kurnaidi ST mengatakan, pihaknya senantiasa akan memantau jalan nya perkara tersebut sampai ke meja hijau. “Kami tidak ingin adanya penganiayaan, intimidasi terhadap rekan kami wartawan saat sedang menjalankan tugas, karena menjalankan tugas dilindungi oleh undang-undang, siapapun tidak berhak menghalang – halangi Jurnalis yang sedang menjalankan tugasnya,” tegas Kurnaidi.
Lebih lanjut Kurnaidi mengatakan, memang wartawan saat menjalankan tugasnya secara individu. Namun apabila ada bentuk kekerasan, intimidasi apalagi penganiayaan terhadap wartawan tentu akan menyatu sebagai bentuk solidaritas sebagai rekan seprofesi. “Saat ini kami merasa terpanggil karena adanya penganiayaan terhadap rekan seprofesi kami,” ujarnya.
Kurnaidi mengharapkan supaya perkara ini dapat diproses sebagaimana aturan yang berlaku serta proses yang transparan secara publik. Apabila perkara ini bertele-tele kami akan melakukan aksi besar-besaran semua kabupaten, kota akan saya intrusikan untuk melakukan aksi didaerahnya masing-masing,” ucap pria yang kerap dipanggil dengan nama sapaan ‘Kuyung KUR’ ini. (rel)



