NEWS

Ratu Dewa Klarifikasi Kata ‘Enjoy’ Terkait Bencana Kabut Asap

PALEMBANG – Walikota Palembang,Ratu Dewa mengklarifikasi narasi kata “enjoy” dalam menghadapi kabut asap yang saat ini melanda Kota Palembang dan banyak beredar di platfrom media sosial. Kata “enjoy” yang dimaksud bukan memiliki makna yang sebenarnya tapi lebih bentuk penekanan pentingnya ketenangan, kontrol diri serta ketegaran seorang kepala daerah saat menahkodai situasi krisis tanpa kepanikan. Jadi narasi tersebut bukan berarti Ratu Dewa merasa aman, acuh atau nyaman dalam menghadapi kabut asap ini.

Terbaru, Walikota Palembang Ratu Dewa, Minggu (04/10/2026), secara marathon orang nomor satu di Kota Palembang menengecek secara langsung dua titik lokasi karhutla,yakni perbatasan Banyuasin di Kecamatan Sukarami dan Kecamatan Plaju. Dalam aksi ini Ratu Dewa mengantar air bersih untuk warga yang kekurangan air bersih.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan komitmen dan keprihatinannya atas dampak buruk kabut asap, krisis air bersih, dan ancaman kesehatan yang dialami warganya.

Baca Juga  GAPKI Sumsel bersama Disbun Serahkan 10.000 Masker dan 20.000 Vitamin C untuk Masyarakat Terdampak Asap

“Tidak ada kata ‘enjoy’ dalam arti senang atau nyaman ketika warga sedang menderita. Yang saya maksud adalah seorang pemimpin harus tetap tenang dan mampu mengendalikan diri dalam menghadapi krisis. Kalau pemimpin ikut panik, tentu akan lebih sulit mencari solusi dan mengambil keputusan yang tepat. Ketegaran itu bukan berarti tidak peduli, melainkan cara untuk tetap fokus bekerja melindungi masyarakat,” tegas Ratu Dewa, Selasa (06/10/2026).

Ratu Dewa menambahkan bahwa ketenangan kepemimpinan harus diwujudkan dalam tindakan konkret di lapangan, mulai dari mendengar keluhan warga hingga mengeksekusi penanganan secara presisi. “Kami memahami kekhawatiran masyarakat, terutama terhadap dampak asap, kesehatan anak-anak, dan kebutuhan air bersih. Karena itu, Pemkot Palembang terus berkoordinasi dan bekerja bersama seluruh pihak untuk menangani persoalan ini. Kami tidak menganggap kondisi ini ringan, tetapi justru berusaha tetap fokus agar langkah penanganannya tepat,” ujarnya.

Baca Juga  Era Baru — Arus Perubahan Iklim: Suara Baru untuk Menyelamatkan Bumi

Sebagai bukti tanggung jawab publik, Pemkot Palembang telah menginstruksikan serangkaian aksi nyata di lapangan. Di sektor kesehatan, seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan disiagakan penuh untuk melayani pasien ISPA, berdampingan dengan pembagian masker intensif bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Selain itu, Pemkot juga memperketat koordinasi dengan Satgas Karhutla untuk pembasahan jalan, distribusi air bersih ke wilayah terdampak kekeringan, hingga penyesuaian jam atau kegiatan belajar mengajar di sekolah untuk melindungi anak-anak dari paparan polusi udara. Pihak Pemkot Palembang turut mengimbau insan pers agar menyajikan informasi secara utuh dan objektif tanpa memotong pernyataan publik, sehingga tidak memicu salah paham di tengah upaya bersama menangani krisis lingkungan tersebut. (ril)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button